Sunset Boulevard ★★★★½

Joe Gills adalah penulis naskah film yang kurang bersinar. Debt collectors mengejar mobilnya untuk disita, sampai tersesat di garasi rumah Norma, aktris film bisu yang sudah apkiran di industri.

Norma hidup dalam fatamorgana kemilau bintangnya. Dia seakan masih bersinar dan dirindukan penggemarnya melalui surat—surat palsu pun.

Perpaduan Gills si daun muda dan Norma si buah matang menjadi menarik, apalagi terkait status ekonomi mereka. Gills sebagai lelaki seperti kehilangan martabat tiap dikucuri uang oleh Norma. Ada perasaan dilema, satu sisi butuh uang, sisi lain seperti tidak terlalu mencintai Norma, melainkan Betty—sesama penulis yang masih muda.

Sunset Boulevard kisah tentang tante kaya yang kesepian akibat post power syndrome sebagai aktris era transisi (bisu ke film bicara) bertemu penulis muda ganteng dan memanfaatkan si penulis untuk bekerja padanya menuliskan cerita dari ide Norma yang narsistik untuk kemudian difilmkan oleh bos Paramount.

Meski plot film ini langsung memberi tahu "spoiler" di muka film lewat narator, namun film Billy Wilder ini tidak kehilangan daya pikatnya menuturkan kisah tragedi komedinya. Kisah sisi ironi padamnya lampu sorot Hollywood bahkan ketika lampu itu belum benar-benar bersinar dan cepat dipadamkan oleh derita cinta.

Sudar liked these reviews