RSS feed for Panji_Respati

Favorite films

Recent activity

All

Recent reviews

More
  • Love for Sale 2

    Love for Sale 2

    ★★½

    Tidak se-hebat dan kehilangan daya magis-nya tidak membuat Love For Sale 2 dibilang gagal sebagai sekuel.

    Cukup terasa lambat dalam pembangunan karakter serta suasana, Love For Sale 2 tidak menitikberatkan ke Romansa melainkan Drama Keluarga.

    Sebenarnya agak cukup disayangkan bahwa Film ini kehilangan magisnya walau perlahan tapi pasti mulai tampil oke dari tengah ke belakang tapi tidak dengan Ending/Klimaks yg terasa cukup dipaksakan.
    Sama halnya dengan product placement yg cukup kasar.

    Memikul peran yg besar, Adipati Dolken awalnya saya sempat…

  • Humba Dreams

    Humba Dreams

    ★★★½

    Humba Dreams menjual hubungan antara seorang pria dengan alam, wanita dan moralitasnya sendiri.

    Penggambaran Humba Dreams terhadap kondisi di Tanah Sumba sangatlah cantik, pujian saya untuk sinematografi dalam film ini yg sangat memanjakan mata tanpa mengurangi esensi ceritanya sendiri dalam artian TIDAK HANYA GAMBAR CANTIK SAJA tapi SINEMATOGRAFINYA MENDUKUNG CERITA YG DISAJIKAN.

    Miles disini kembali menunjukan kelasnya sebagai Sineas yg konsisten dengan kualitas karyanya!

Popular reviews

More
  • Gundala

    Gundala

    ★★

    Gundala maybe not the best of Joko Anwar maybe his worst of him but still okay as a Film. But trully this is underwhelming.

    Berbicara soal Gundala sebenarnya saya senang bahwa Indonesia akhirnya bisa bikin FILM SUPERHERO.

    Tapi saya merasa desakan yg kuat dan betapa AMBISIUS-nya Film ini sangat amat terasa jadi kesannya terburu-buru dalam bercerita sehingga banyak meninggalkan misteri yg tak terjawab dan menjadi bingung kenapa ini bisa begini itu bisa begitu...
    Soal CGI sebenarnya pun bisa dibilang kasar…

  • Impetigore

    Impetigore

    ★★★★

    PEREMPUAN TANAH JAHANAM emang bener-bener JAHANAM.

    Setelah agak "dikecewakan" oleh Gundala, akhirnya saya senang akhirnya Joko Anwar kembali ke Zona Nyamannya.

    Perempuan Tanah Jahanam benar-benar mencekam dari awal sampe akhir.
    Terror yg diciptakan bisa dibilang berhasil dengan membangun kepingan-kepingan yg akhirnya terjawab dengan "Wow" di ending.
    Perempuan Tanah Jahanam berhasil menciptakan Creepyness, Atmosfer horror yg baik yg membuat kita cukup merasa disturbing melihatnya.
    Kali ini Joko Anwar kembali berhasil menyuguhkan "kritik sosial" secara tersirat dengan baik tidak seperti halnya dalam…